PKN melaporkan Ke KPK tentang Dugaan Korupsi di Kemendes

PKN melaporkan Ke KPK  tentang Dugaan Korupsi di Kemendes

Sehubungan dengan Dasar Tersebut ,Kami Pemantau Keuangan Negara –PKN melaporkan/mengadukan secara Resmi Tentang Dugaan Korupsi Kementerian Desa ,Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Pada Pekerjaan Pengadaan Kapal Tangkap ikan 10 GT dengan nilai Kontrak Rp 15.210.281.000.000 Tahun Anggaran 2016 .
FAKTA FAKTA

DATA AWAL

1.Nama Lelang Pengadaan Kapal Tangkap Ikan 10 GT (Paket 1)
Kategori Pengadaan Barang
Instansi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI
Satuan Kerja Ditjen Pembangunan Kawasan Perdesaan
Pagu Rp 15.950.000.000,00
HPS Rp 15.943.691.000,00
Nama Pemenang PT. M M S
Alamat JL. XXXX Jakarta Utara – Jakarta Utara (Kota) – DKI Jakarta
NPWP XX.468.4-045.000
Harga Penawaran Rp 15.210.281.000,00
2. Nama Lelang Pengadaan Kapal Tangkap Ikan 10 GT (Paket 1)
Kode Lelang 2091243
Nilai HPS Rp 15.943.691.000
Nilai Pagu Rp 15.950.000.000
Agen ULP Kemendesa
Instansi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI
Kualifikasi Usaha Non Kecil
Kategori Pengadaan Barang
Metode Lelang Pasca Satu File
Tahun Anggaran 2016

Nomor Kontrak 03/SP/PB/DPKP.5/PPK.5/07/2016 ( Dokumen Kontrak Terlampir Sebagai Barang Bukti )
Nama Pejabat Pembuat Komitment ( PPK) TEGUH HADI S.SIP .MSI
Nama Penyedia jasa MAR.
DATA TEMUAN LAPANGAN

1.Pada Tanggal 25 Agustus 2017 TIM PKN Kabupaten Ser Telah melaksanakan Tugas Investigasi Tentang Bantuan Pengadaan Kapal Tangkap Ikan 10 GT di Dermaga Kab Serd  dengan melaksanakan Wawancara terhadap Salah seorang  bernama XXXX  dengan Hasil sebagai berikut

1.Bahwa Sekitar Tanggal 12 Desember 2016 Kabupaten Serrrr  mendapat Bantuan Kapal Tangkap Ikan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi CQ Direktorat Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Pedesaan ,selanjutnya di serahkan pengelolaan atau pemanfaatannya ke pada 3 Bumdes di 3 Desa Kecamatan  ,nyaitu Bumdes Bagan Bumdes Nag dan Bumdes Pekan Tanju yang mana penyerahan Kapal tersebut di hadiri oleh Bupati,Kadis Pemberdayaan Masyarakat Camat dank e 3 kepala Desa tersebut .
2.Bahwa Nama Kapal KM.Jaya Samudera 28 dengan Tulisan GT 12.no 2944
3.Bahwa Mesin Utama Penggerak yang di gunakan berasal dari Negara pembuatan dari Negara China dan Mesin untuk Listrik mesin Dumpleng yang juga berasal dari Negara China .dan di duga mesin tersebut adalah mesin ?????  ,karena terbukti mesin sering rusak (Mati Mendadak ) dan tidak bias di gunakan ,sehingga harus mengganti orderdil mesin antara lain Veston Mesin .dan Dinamo Listrik dan dinamo Pengisap Air juga sudah sering di ganti .
4.Bahwa menurut Ahli mekanik Yang memperbaiki mesin tersebut pasaran harga mesin china dengan merek yang sama hanya berkisar Rp 30 juta .
5.Bahwa Kapal bantuan tersebut mengunakan Viber Tipis dan tembus pandang (tidak seperti kapal kapal lain yang mengunakan Viber yang tebal ) ,sehingga rentan Rusak dan Koyak ,contohnya sudah ada Dinding Kapal yang vibernya koyak (Gambar terlampir)
6.Bahwa di dalam Kontrak Kapal ini berbobot 10 GT ,namum tertulis di Plangnya GT 12 No 2944
7.Bahwa menurut Kementerian dan Pemda Serdang Bedagai Harga Kapal Bantuan ini Rp 1.2 Milyart .Namun kalau di lihat dari Sfesifikasi dan alat peralatan yang ada sesuai harga pasar hanya berkisar Rp XXXX  Juta .
8.Bahwa ada juga Bantuan Jaring namun tidak bermanfaat karena yang di kasih jarring untuk menangkap Ikan Bawal yang bias di gunakan pada perairan yang lautnya dalam .sementara di kawasan ini jarang ada lautnya dalam .
9.Bahwa Ijin Kapal adalah ijin untuk tangkap Ikan namun Kapal bantuan ini tidak sesuai untuk menangkap ikan karena Vibernya tipis Rentan rusak dan bocor. dan Dak atau tempat alat alat penangkapan ikan tidak sesuai atau tidak standart,sehingga kapal ini lebih pas kalau di gunakan untuk kapal Trasportasi dan pesiar .

KERUGIAN NEGARA .RP…..

ANALISA HUKUM …

KESIMPULAN…

SARAN : AGAR MEMPROSES PENGADUAN INI SESUAI DENGAN HUKUM

 

PEMANTAU KEUANGAN NEGARA -PKN

KOMANDAN PKN

PATAR SIHOTANG  SH MH

Share this post