PEMANTAU KEUANGAN NEGARA -PKN Melaporkan Dugaan Korupsi di dinas PU kab Rembang ke Kajari Rembang

PEMANTAU KEUANGAN NEGARA -PKN Melaporkan Dugaan Korupsi di dinas PU kab Rembang ke Kajari Rembang

 

kami aktivis mahasiawa 98 yang tergabung dalam Front Anti Korupsi Telah membentuk Pemantau Keuangan Negara – PKN ,sebagai peran serta kami dalam melakukan fungsi pengawasan publik atas kinerja para Pejabat Negara dalam penyelengaraan Keuangan negara .

Pada Kesempatan ini kami melaporkan/Mengadukan secara resmi ,tentang Dugaan dan atau Indikasi terjadinya tindak pidana Korupsi yang telah merugikan keuangan negara yang di lakukan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Pada Paket pembangunan Pembangunan Lingkungan Pedesaan ( PLP) dan Pembuatan Embung Tahun Anggaran 2014 dengan Modus Pengurangan Volume pekerjaan dan Pengunaan Material yang tidak sesuai dengan Juknis atau Standarnd Nasional Bangunan PLP .

FAKTA FAKTA HASIL TEMUAN

1. Bahwa Pada tahun 2014 SKPD Dinas PU Kab.Rembang Pemda Rembang Telah Melaksanakan Pembangunan Pekerjaan Pembangunan Lingkungan Pedesaan yang bertujuan untuk tercipta kawasan lingkungan pedesaan yang baik dan bersih dengan melaksanakan proyek Pekerjaan pembangunan Talaud dan Drainase saluran air di Pedesaan ,Embung dan Trotoar Jalan
2. Bahwa Berdasarkan Informasi awal /Data awal yang ada di APBD SKPD Dinas PU Rembang Tahun 2014 dan Laporan Pemeriksaan BPK RI Laporan Keuangan Pemerintah daerah Kab Rembang Tahun 2014 Nomor : 04A/LHP/BPK/XV/SMG/04/2015 Tanggal 02 April 2015 .Tim Pemantau Keuangan Negara .di bantu oleh Tim Konsultan Bangunan yang berkedudukan di Wilayah Rembang ,telah melakukan Tugas Investigasi ,Penyelidikan terbatas ke Lokasi Proyek Pembangunan Lingkungan Pedesaan ,Pembangunan Pemeliharaan Trotoar dan Pembangunan Embung sebagai Contoh /sampel proyek PLP ,Pembanguna Embung dan Trotoar Jalan di Kabupaten Rembang dengan fakta Fakta sebagai berikut :

A.HASIL TEMUAN LAPANGAN

1. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Talaud Jalan desa Grawan Kecamatan Sumber Kab Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .dengan hasil temuan lapangan :
a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00

2. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Talaud Jalan Dukuh Padas desa Jatihadih Kecamatan Sumber Kab Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .Dengan hasil temuan lapangan :

a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00

3. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Drainase saluran air desa Maguan Kecamatan Kaliori Kab Rembang dengan Pagu Rp 100.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .Dengan Hasil Temuan lapangan :

a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 50.000.000.00

4. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Talaud Jalan desa Kaliombo Kecamatan Sulang Kab Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .Dengan hasil temuan lapangan :

a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00

5. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Talaud Jalan Desa Krikilan RT 01 RW 01 Kecamatan Sumber Kab Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .Dengan Temuan lapangan :

a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00

6. Pembangunan Embung Didesa Dorokandang Kecamatan Lasem Kab.Rembang yang di laksanakan SKPD Dinas PU Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 Tahun anggaran 2014.Dengan Hasil temuan lapangan :

 

b. bahwa Tujuan Tambak ini di bangun oleh SKPD Dinas PU untuk membantu Masyarakat dalam mendapatkan air Tawar untuk suplai pengairan sawah dan kebon Palawija dan sayuran di sekitar Embung , namun oleh masyarakat tidak dapat memanfaatkan embung ini karena airnya ASIN /GARAM

c. Bahwa Pengakuan Masyarakat Pada saat pertama membangun embung ini sudah di sarankan untuk penempatan ke arah selatan Embung namun oleh Kontraktor yang bangun memaksakan di sini ,sehingga hasilnya air nya ASIN dan tidak berfungsi ke pada Warga Petani sekitar .

d. Bahwa Oleh Karena Pembangunan Embung ini salah Perencanaan dan Pelaksanaan sehingga tidak ada fungsinya bagi masyarakat maka kerugian negara di hitung Total Lost Rp 200.000.000.00

7. Pembangunan pemeliharaan Trotoan jalan di jalan Lasem Kecamatan Lasem Kab Rembang yang di laksanakan SKPD Dinas PU Rembang dengan pagu Rp 200.000.000.00 Tahun Anggaran 2014 Dengan hasil Temuan Lapangan :
a. Tebal Lantai /coran Trotoar 10 cm seharusnya 20 cm
b. Besi yang di gunakan 8 inci seharusnya 12 -14 inci
c. Kondisi Lantai Trotoar sudah hancur berantakan karena mengunakan besi 8 inci dan campuran semen nya 1:10
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan Trotoan ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .bahkan membahayakan karena banyak lobang laobang yang membahayakan warga pejalan kaki ,terutama di malam hari .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00
8.Bahwa ke 7 Lokasi yang kami investigasi dan laporkan ini adalah hanya sebagian contoh atau Sampel ,karena diperkirakan di atas seratus status dan kondisinya hampir sama .dan pada tahun anggaran 2014 Dinas PU melaksanakan Proyek Hampir 1200 Titik /lokasi ..Dan lebih jelasnya bukti dan Hancurnya pembangunan ini dapat di lihat di Vidio terlampir dalam laporan
B.PERHITUNGAN KERUGIAN NEGARA
Bahwa Perhitungan sementara kerugian Negara akibat penyimpangan adalah Rp 750.000.000.00 atau ( Tujuh ratus lima puluh juta rupaih )
C.Daftar Barang Bukti

a.APBD SKPD DINAS PU REMBANG
b.RUP SKPD DINAS PU REMBANG
c. Laporan Pemeriksaan BPK RI Laporan Keuangan Pemerintah daerah Kab Rembang Tahun 2014 Nomor : 04A/LHP/BPK/XV/SMG/04/2015 Tanggal 02 April 2015
d.FOTO DAN VIDIO dalam VCD

D.Daftar yang di duga dan atau indikasi pelaku Korupsi APBD.

a.Kepala Dinas PU Selaku Pejabat Kuasa penguna anggaran
b. PPK Program pembangunan PLP dan Pemeliharaan Trotoar dan Embung
c.Direktur CV Penyedia Jasa / Barang /Kontraktor atau yang di subkan
d.Pejabat Penerima Barang
e.Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa

Analisa Hukum

Bahwa sesuai dengan fakta fakta Hukum diatas telah terindikasi kuat terjadi penyelewengan dan atau korupsi terhadap anggaran APBD Kab Rembang Khususnya APBD SKPD Dinas PU Tahun 2014 dan sudah memenuhi unsur unsur tindak pidana yang merugikan negara sesuai yang di maksud pada Ketentuan Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyebutkan:
“Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).”

Kami atas nama Rakyat anti Korupsi “ Pemantau Keuangan Negara “ ( PKN Melaporkan kepada KEPALA KEJAKSAAN NEGERI Rembang Untuk memproses Hukum Dugaan Tindak Pidana Korupsi ini ,sesuai dengan Aturan .

kami aktivis mahasiawa 98 yang tergabung dalam Front Anti Korupsi Telah membentuk Pemantau Keuangan Negara – PKN ,sebagai peran serta kami dalam melakukan fungsi pengawasan publik atas kinerja para Pejabat Negara dalam penyelengaraan Keuangan negara .

Pada Kesempatan ini kami melaporkan/Mengadukan secara resmi ,tentang Dugaan dan atau Indikasi terjadinya tindak pidana Korupsi yang telah merugikan keuangan negara yang di lakukan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Pada Paket pembangunan Pembangunan Lingkungan Pedesaan ( PLP) dan Pembuatan Embung Tahun Anggaran 2014 dengan Modus Pengurangan Volume pekerjaan dan Pengunaan Material yang tidak sesuai dengan Juknis atau Standarnd Nasional Bangunan PLP .

FAKTA FAKTA HASIL TEMUAN

1. Bahwa Pada tahun 2014 SKPD Dinas PU Kab.Rembang Pemda Rembang Telah Melaksanakan Pembangunan Pekerjaan Pembangunan Lingkungan Pedesaan yang bertujuan untuk tercipta kawasan lingkungan pedesaan yang baik dan bersih dengan melaksanakan proyek Pekerjaan pembangunan Talaud dan Drainase saluran air di Pedesaan ,Embung dan Trotoar Jalan
2. Bahwa Berdasarkan Informasi awal /Data awal yang ada di APBD SKPD Dinas PU Rembang Tahun 2014 dan Laporan Pemeriksaan BPK RI Laporan Keuangan Pemerintah daerah Kab Rembang Tahun 2014 Nomor : 04A/LHP/BPK/XV/SMG/04/2015 Tanggal 02 April 2015 .Tim Pemantau Keuangan Negara .di bantu oleh Tim Konsultan Bangunan yang berkedudukan di Wilayah Rembang ,telah melakukan Tugas Investigasi ,Penyelidikan terbatas ke Lokasi Proyek Pembangunan Lingkungan Pedesaan ,Pembangunan Pemeliharaan Trotoar dan Pembangunan Embung sebagai Contoh /sampel proyek PLP ,Pembanguna Embung dan Trotoar Jalan di Kabupaten Rembang dengan fakta Fakta sebagai berikut :

A.HASIL TEMUAN LAPANGAN

1. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Talaud Jalan desa Grawan Kecamatan Sumber Kab Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .dengan hasil temuan lapangan :
a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00

2. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Talaud Jalan Dukuh Padas desa Jatihadih Kecamatan Sumber Kab Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .Dengan hasil temuan lapangan :

a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00
3. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Drainase saluran air desa Maguan Kecamatan Kaliori Kab Rembang dengan Pagu Rp 100.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .Dengan Hasil Temuan lapangan :

a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 50.000.000.00

4. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Talaud Jalan desa Kaliombo Kecamatan Sulang Kab Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .Dengan hasil temuan lapangan :

a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00
5. Pengadaan Konstruksi Pembangunan Lingkungan Pedesaan (PLP) Talaud Jalan Desa Krikilan RT 01 RW 01 Kecamatan Sumber Kab Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 yang di laksanakan SKPD Dinas PU tahun Anggaran 2014 .Dengan Temuan lapangan :

a. Tinggi Tembok 60 cm lebar 30 cm
b. Lantai air 5 cm seharusnya 15 cm
c. Tembok dan Lantai air sudah hancur berantakan karena Campuran semennya di perkirakan 1: 10 yang seharusnya 1 : 4
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan PLP ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00

6. Pembangunan Embung Didesa Dorokandang Kecamatan Lasem Kab.Rembang yang di laksanakan SKPD Dinas PU Rembang dengan Pagu Rp 200.000.000.00 Tahun anggaran 2014.Dengan Hasil temuan lapangan :

a. Embung di bangun di daerah Pinggir pantai yang mana di sekeliling Embung telah di bangun Masyarakat Kolam Tambak yang fungsinya kalau musim hujan untuk tambak ikan dan musim kemarau Tambak Garam .

b. bahwa Tujuan Tambak ini di bangun oleh SKPD Dinas PU untuk membantu Masyarakat dalam mendapatkan air Tawar untuk suplai pengairan sawah dan kebon Palawija dan sayuran di sekitar Embung , namun oleh masyarakat tidak dapat memanfaatkan embung ini karena airnya ASIN /GARAM

c. Bahwa Pengakuan Masyarakat Pada saat pertama membangun embung ini sudah di sarankan untuk penempatan ke arah selatan Embung namun oleh Kontraktor yang bangun memaksakan di sini ,sehingga hasilnya air nya ASIN dan tidak berfungsi ke pada Warga Petani sekitar .

d. Bahwa Oleh Karena Pembangunan Embung ini salah Perencanaan dan Pelaksanaan sehingga tidak ada fungsinya bagi masyarakat maka kerugian negara di hitung Total Lost Rp 200.000.000.00

7. Pembangunan pemeliharaan Trotoan jalan di jalan Lasem Kecamatan Lasem Kab Rembang yang di laksanakan SKPD Dinas PU Rembang dengan pagu Rp 200.000.000.00 Tahun Anggaran 2014 Dengan hasil Temuan Lapangan :
a. Tebal Lantai /coran Trotoar 10 cm seharusnya 20 cm
b. Besi yang di gunakan 8 inci seharusnya 12 -14 inci
c. Kondisi Lantai Trotoar sudah hancur berantakan karena mengunakan besi 8 inci dan campuran semen nya 1:10
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan Trotoan ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .bahkan membahayakan karena banyak lobang laobang yang membahayakan warga pejalan kaki ,terutama di malam hari .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00
8.Bahwa ke 7 Lokasi yang kami investigasi dan laporkan ini adalah hanya sebagian contoh atau Sampel ,karena diperkirakan di atas seratus status dan kondisinya hampir sama .dan pada tahun anggaran 2014 Dinas PU melaksanakan Proyek Hampir 1200 Titik /lokasi ..Dan lebih jelasnya bukti dan Hancurnya pembangunan ini dapat di lihat di Vidio terlampir dalam laporan
B.PERHITUNGAN KERUGIAN NEGARA
Bahwa Perhitungan sementara kerugian Negara akibat penyimpangan adalah Rp 750.000.000.00 atau ( Tujuh ratus lima puluh juta rupaih )
C.Daftar Barang Bukti

a.APBD SKPD DINAS PU REMBANG
b.RUP SKPD DINAS PU REMBANG
c. Laporan Pemeriksaan BPK RI Laporan Keuangan Pemerintah daerah Kab Rembang Tahun 2014 Nomor : 04A/LHP/BPK/XV/SMG/04/2015 Tanggal 02 April 2015
d.FOTO DAN VIDIO dalam VCD

D.Daftar yang di duga dan atau indikasi pelaku Korupsi APBD.

a.Kepala Dinas PU Selaku Pejabat Kuasa penguna anggaran
b. PPK Program pembangunan PLP dan Pemeliharaan Trotoar dan Embung
c.Direktur CV Penyedia Jasa / Barang /Kontraktor atau yang di subkan
d.Pejabat Penerima Barang
e.Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa

Analisa Hukum

Bahwa sesuai dengan fakta fakta Hukum diatas telah terindikasi kuat terjadi penyelewengan dan atau korupsi terhadap anggaran APBD Kab Rembang Khususnya APBD SKPD Dinas PU Tahun 2014 dan sudah memenuhi unsur unsur tindak pidana yang merugikan negara sesuai yang di maksud pada Ketentuan Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyebutkan:
“Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).”

Kami atas nama Rakyat anti Korupsi “ Pemantau Keuangan Negara “ ( PKN Melaporkan kepada KEPALA KEJAKSAAN NEGERI Rembang Untuk memproses Hukum Dugaan Tindak Pidana Korupsi ini ,sesuai dengan Aturan .

antai /coran Trotoar 10 cm seharusnya 20 cm

b. Besi yang di gunakan 8 inci seharusnya 12 -14 inci
c. Kondisi Lantai Trotoar sudah hancur berantakan karena mengunakan besi 8 inci dan campuran semen nya 1:10
d. Menurut Masyarakat Setempat Pembangunan Trotoan ini tidak bermanfaat Bagi Masyarakat .bahkan membahayakan karena banyak lobang laobang yang membahayakan warga pejalan kaki ,terutama di malam hari .
e. Kerugian Negara di perkirakan Rp 100.000.000.00
8.Bahwa ke 7 Lokasi yang kami investigasi dan laporkan ini adalah hanya sebagian contoh atau Sampel ,karena diperkirakan di atas seratus status dan kondisinya hampir sama .dan pada tahun anggaran 2014 Dinas PU melaksanakan Proyek Hampir 1200 Titik /lokasi ..Dan lebih jelasnya bukti dan Hancurnya pembangunan ini dapat di lihat di Vidio terlampir dalam laporan
B.PERHITUNGAN KERUGIAN NEGARA
Bahwa Perhitungan sementara kerugian Negara akibat penyimpangan adalah Rp 750.000.000.00 atau ( Tujuh ratus lima puluh juta rupaih )
C.Daftar Barang Bukti

a.APBD SKPD DINAS PU REMBANG
b.RUP SKPD DINAS PU REMBANG
c. Laporan Pemeriksaan BPK RI Laporan Keuangan Pemerintah daerah Kab Rembang Tahun 2014 Nomor : 04A/LHP/BPK/XV/SMG/04/2015 Tanggal 02 April 2015
d.FOTO DAN VIDIO dalam VCD

D.Daftar yang di duga dan atau indikasi pelaku Korupsi APBD.

a.Kepala Dinas PU Selaku Pejabat Kuasa penguna anggaran
b. PPK Program pembangunan PLP dan Pemeliharaan Trotoar dan Embung
c.Direktur CV Penyedia Jasa / Barang /Kontraktor atau yang di subkan
d.Pejabat Penerima Barang
e.Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa

Analisa Hukum

Bahwa sesuai dengan fakta fakta Hukum diatas telah terindikasi kuat terjadi penyelewengan dan atau korupsi terhadap anggaran APBD Kab Rembang Khususnya APBD SKPD Dinas PU Tahun 2014 dan sudah memenuhi unsur unsur tindak pidana yang merugikan negara sesuai yang di maksud pada Ketentuan Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyebutkan:
“Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).”

Kami atas nama Rakyat anti Korupsi “ Pemantau Keuangan Negara “ ( PKN Melaporkan kepada KEPALA KEJAKSAAN NEGERI Rembang Untuk memproses Hukum Dugaan Tindak Pidana Korupsi ini ,sesuai dengan Aturan

 

PEMANTAU KEUANGAN NEGARA -PKN

KOMANDAN PKN

PATAR SIHOTANG  SH MH

.REMBANG PU REMBANG PU KAJARI 2,,,NO REMBANG PU KAJARI 44 REMBANG PU KAJARI GAMBAR GEDUNG REMBANG PU TANDA TERIMAREMBANG PU KAJARI REMBANG PU KAJARI GAMBAR GEDUNG REMBANG PU KAJARI 44 REMBANG PU TANDA TERIMA

 

Share this post