Kadis PU Tuban ,Tidak Profesional

Kadis PU Tuban ,Tidak Profesional

 TANGGAPAN  KADIS PU TUBAN ,ATAS DUGAAN KORUPSI 10 M

 

Menanggapi pernyataan Choliq chunasih kepala dinas pekerjaan umum kabupaten tuban pada :

1.Media cetak jawa pos Radar tuban edisi selasa 24 november 2015

2.Media online  Blok tuban  edisi kamis 19 november 2015 ,www.bloktuban.com.

http://blokbojonegoro.com/tuban/berita/read/231-dpu-kami-tidak-tahu-adanya-laporan.html

http://blokbojonegoro.com/tuban/berita/read/220-diduga-korupsi-dpu-tuban-dilaporkan-ke-polres.html

3.Media Online Kota Tuban  http://kotatuban.com/seputar-tuban/dinas-pu-dilaporkan-korupsi-pkn

3.Media online panturajatim.com edisi 19 november 2015

http://www.panturajatim.com/warta/dinas-pu-tuban-dilaporkan-terkait-indikasi-kerugian-negara-rp-10-m

Yang  menyatakan:

1.Bahwa Proyek Pembangunan Sarana prasarana air dan Air Bawah Tanah ( ABT) tidak ada masalah karena sudah di kerjakan sesuai dengan kontrak

2.Bahwa di dalam isi perjanjian kontrak ,Tidak wajib air keluar

Tanggapan Pemantau Keuangan Negara

1.untuk pembuktian Pada Point .1 tidak terlalu sulit dan rumit ,kita lihat lansung ke Lokasi Sarana prasarana Air bersih dan ABT yang ada  di  Desa Bader Kec.Jatirogo  ,Desa Sendang Purung ,Desa Leran ,Desa Wanglu Wetan  Desa Cokrowati  dan Desa Bendo Loteng  Kec .Kenduruan  dan masih banyak lagi di desa yang lain  di wilayah Tuban . disana akan di temukan seonggokan  bangunan warna biru  yang tidak terawat dan tidak bermanfaat bagi masyarakat  .sementara  untuk  Biaya di setiap perlokasi pembangunannya telah menghabiskan Uang  Negara Rp 900 Juta dengan Rincian Rp 200 Juta untuk ABT  dan 700 Juta untuk Sarana Prasarana.bayangkan untuk sekabupaten Tuban banyak lokasi ABT yang tidak bermanfaat/tidak berfungsi ,

Lebih jelasnya kita lihat Vidio hasil Investigasi ke lapangan yang telah kami upload  di youtube

https://youtu.be/w52Qs_siqBY dan https://youtu.be/_22oNTS_g_8

2.Untuk Point 2.isi kontrak  Tidak  wajib air  keluar ,berdasarkan pernyataan ini kami menilai Kepala dinas PU Tuban , SDM nya tidak profesional ,karena Jelas pada Kerangka Acuan kegiatan dan APBD di sebutkan nama paket pekerjaan adalah Ekspolorasi  Air bawah Tanah  dengan  Pagu anggaran   Rp 600 juta  untuk 3 Lokasi .dan untuk 1 lokasi Rp 200 Juta .dalam paket ini ada kegiatan penelitian atau Survei potensi  air bawah tanah yang mengunakan alat peralatan GEOLISTRIK dan keahliaan Geogologi  ,bukan hanya pekerjaan pengeboran  100 M saja .Kalau hanya pemboran Tanah 100 M tampa penelitian ,Pekerjaan ABT ini tidak perlu di tenderkan , tapi dengan Swakelola  karena hanya  membutuhkan dana untuk 100 M dengan Pipa 4 Dim  Rp 10 Juta .

https://solusiairindonesia.wordpress.com

www.rajabormurah.blogspot.co.id/2015/10/pedoman-air-tanah.html

 

Berdasarkan  :
a.Petunjuk Teknis Subbidang Air Bersih pada Lampiran 3.a Peraturan Menteri PU No. 39/PRT/M/2006 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Infrastruktur Tahun 2007  antara lain mengatakan ,sebelum pengeboran Tanah ,harus di ekspolorasi  untuk penentuan titik dan potensi  air

b.Peraturan bupati No.188.45/82/KPTS/414.012/2014 yang isinya antara lain pemerintahan daerah membuat program  Ekspolorasi ( Pencarian Penelitian  ) ABT dan sarana prasarana air bersih dalam rangka mensejahterakan masyarakat Tuban dengan cara memberikan air bersih kepada masyarakat.

Sesuai Referensi Point a dan b , sangat di sayangkan pernyataan Kadis Pu Tuban yang menyatakan isi kontrak  tidak wajib keluar air .dan pernyataan ini sangat menyinggung perasaan masyarakat sekitar sarana parasarana yang gagal /tidak berpungsi ,karena pada saat ini mereka sangat kesal dan kecewa terhadap Pemerintah daerah  akibat Bangunan warna biru yang setiap hari  hanya  bisa mereka lihat ,namun tidak bisa mereka gunakan atau manfaatkan .

Bahwa sesuai Hasil Audit BPK  Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI  atas laporan Keuangan Pemda Tuban Tahun 2013 Nomor : 59.A/LHP/XVIII.JATIM/05/2014 dan hasil audit Tahun 2014 Nomor :84.A/LHP/XVIII.SBY/05/2015 Tanggal 2015  ,yang kami peroleh melalui permintaan informasi Publik ke BPK RI  Jl Gatot Subroto Jakarta .dalam laporan LHP BPK RI tersebut di jelaskan bahwa Pemda Tuban mendapatkan Dana Alokasi Khusus dari Pemerintah Pusat untuk membangun Infrastruktur dan sarana  Prasarana air  untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Tuban .

PEMANTAU KEUANGAN NEGARA -PKN

KOMANDAN PKN

PATAR SIHOTANG  SH MH

Foto0006[1] Foto0007[1] Foto0010[1] jasa-pembuatan-sumur-bor-sidoarjo-081-333-089-666 tubanw uploads--1--2013--07--84230-kejati-jatim-edit-giliran-bank-penyalur-akan-dipanggil-jawa-timurpu tuban  koran tuban .jpg..rezaw

 

 

Share this post